Senin, 20 Maret 2017

Kau tidak sendirian

Jangan berfikir kalau kau sendirian. Dunia ini begitu luas, dan begitu banyak manusia yang menjadi penghuninya, berarti kau tidak sendirian bukan?

Kau bukan sendirian, hanya saja kau kesepian. Berhentilah berfikir kalau kau sendirian, berfikirlah positif, orang lain pun memiliki kesibukan dan masalahnya masing-masing. Jangan selalu ingin di mengerti, mengertilah orang lain jika ingin dimengerti.

Dan tuhan selalu ada untuk mu, hanya saja kau terlalu sibuk dengan dunia mu yang bersifat sementara ini. Kau terlalu menutup mata mu, sehingga kau tidak sadar jika tuhan selalu membantu mu, selalu menemani mu disamping, selalu ada untuk mu, lalu apa yang kau cari lagi? 

Tidak apa-apa jika kau sendirian, karna itu kau bisa tau mana yang ada untuk mu, mana yang selalu membantu mu, mana yang menerima mu apa adanya, dan mana yang hanya pura-pura saja. 

Tenanglah... Jangan terlalu berlalut dalam perasaan mu, jangan sampai kau baper. Kesepian membuat mu belajar menjadi orang yang mandiri, kesepian membuat mu tidak bergantung kepada oeang lain, kesepian membuat mu menjadi seorang yang kuat, jangan ambil dampak negatifnya, ambil hikmanya, hal-hal positif yang dapat kau pelajari dan kau ambil.

Jika kau kesepian karna di tinggal, tidak apa-apa, berarti Mereka tidak baik untuk mu, karna mereka hanya datang kepadamu ketika perlu saja, pantaskah itu? Tidak bukan, bersyukurlah mereka pergi, karna tidak ada lagi orang yang memanfaatkan mu.

Percayalah, ketika tuhan mengambil sesuatu yang indah dari mu... Percayalah kalau itu demi kebaikan mu, dan jika kau bersabar dan ikhlas, maka tuhan akan memberikan sesutau yang lebih baik dan lebih indah untuk mu, tuhan itu adil dan tuhan sangat sayang kepadamu. 

Tidak ada yang sia-sia

Jangan berfikir apa yang telah kau lakukan itu sia-sia. Tidak ada yang sia-sia,

walau kau gagal namun kau telah berusaha, dan kau telah mengambil banyak pelajaran dari usaha-usaha mu itu, kau tidak menyia-nyiakan usaha mu, kau mengambilnya kesempatan belajar itu.

Walau kau gagal,  namun kau telah berani untuk mencoba. Tidak semua orang berani mencoba, kau adalah orang yang sangat berani, secara tidak langsung kau telah melatih keberanian mu, tidak sia-sia bukan?

Walau kau tak menggapai impian mu
Namun kau telah tau apa saja yang salah ketika menggapai impian mu, apa yang dapat dan tak dapat di lakukan saat menggapai impian mu. Kau telah menambah wawasan mu. Tidak ada yang sia-sia.

Berhentilah berfikir apa yang telah kau lakukan itu sia-sia. Berfikirlah keuntunggan bukan kerugiannya. Apa yang telah kau lakukan tidak sia-sia. Kau telah mendapatkan pelajaran-pelajaran baru, wawasan baru, dan kau pun telah tau apa yang dapat dilakukan dan tak dapat dilakukan. Tidak semuanya merugikan bukan??? Jadi jangan berfikir semuanya sia-sia.

Diam bukan berati

Diam bukan berarti takut
Jangan mengira bahwa seseorang yang diam itu penakut. Kenapa? Karna kita tidak tau apa yang dia pikirkan, bisa saja dia diam bukan karna dia takut, dia diam karna dia tidak ingin membuat masalah. Dan bisa saja orang yang selalu berteriak, marah-marah dialah yang penakut, kenapa? Karna bisa saja dia menutupi rasa takutnya dengan marah-marah. Orang diamlah yang pemberani, karna dia dapat melawan amarahnya, keinginannya untuk melawan dapat di hentikannya, dialah sang pemberani.

Diam bukan berarti tak bisa.
Jangan meremehkan seseorang yang diam, tau dari mana kalau dia tak bisa? Apa kau dapat meramal masa depan? Atau kau dapat membaca pikiran? Tidak bukan? Lalu apa hak mu meremehkannya?. Ingatlah jangan meremehkan seseorang, jika seseorang yang kau remehkan tersebut telah menunjukkan kehebatannya maka kau akan tercengang.

Diam bukan berarti kau bebas menghina.
Siapa kau dapat bebas menghina? Menghardik? Mencaci maki? Apa sudah hebatkah dirimu? Berhenti lah menghina, dia memang diam, tapi kenapa harus di hina? Hargailah usahanya dalam menahan amarahnya, percayalah mengendalikan emosi itu tidak gampang, jangan ganggu dia.

Diam bukan berarti mengalah.
Jangan melihat orang dari luarnya saja, jika kau berpikir dia akan dengan mudahnya mengalah, maka kau salah, bisa saja dia yang pendiam akan melawan karna dia tidak ingin merugi, dan dia tidak ingin memberikan kesempatan menangnya kepada seseorang yang meremehkannya.


Jadi berhentilah melihat orang dari luarnya saja
Berhentilah meremehkan seseorang
Berhentilah berfikir negatif
Berhentilah berprasangka buruk
Berhentilah menghina orang
Berhentilah...

Kesabaran

Kesabaran itu akan berbuah manis...
Yah percayalah dengan kalimat tadi.

Kesabaran itu pelajaran yang memang berat.
Tidak semua orang mampu bersabar, tidak semua orang mampu mengendalikan dan menahan amarahnya. Beberapa orang lebih memilih melampiaskan amarahnya, mengeluarkan amarahnya, dari pada memendam amaranya. Padahal dengan marah tidak ada masalah yang selesai, malahan masalah menjadi semakin buruk. Lalu mengapa kita harus mengeluarkan semua amarah kita jika semuanya tidak ada gunanya?
Renungkanlah^^

Kesabaran itu selalu di uji kapan saja dan dimana saja.
Jika kesabaran mu di uji secara tiba-tiba, maka kau harus bisa mengendalikannya walau tiba-tiba, semakin sering kau di uji maka semakin terbiasalah dirimu.

Kesabaran itu akan berbuah manis
Jika kau sabar dalam menahan amarah.
Maka tidak merugilah dirimu, tidak ada pertengkaran yang akan terjadi, tidak ada masalah yang akan datang.
Jika kau sabar dalam menunggu.
Maka jika tiba saatnya, sesuatu hal yang telah kau tunggu akan datang, tidak akan ada yang sia-sia, kesabaran mu dalam menanti, penantian mu pun akan berakhir. Dan ketika saat itu tiba, hal itu akan terasa sangat sangat indah.
Percayalah akan tiba saatnya.
Jadi jangan terlalu terburu-buru atau tergesah-gesah, jika memang sudah saatnya maka dia akan datang.

Jangan memaksa sesuatu..
Bersabarlah, jika memang untuk maka sesuatu itu akan datang kepada mu.
Coba bayangkan jika kau lah yang di paksa, apa kau suka? Apa kau suka di paksa? Apa kau ingin di paksa? Tidak bukan, begitulah dengan orang lain, mereka juga sama, tidak suka dipaksa dan tidak ingin di paksa. Dan jika kau tidak ingin DIPAKSA lalu kenapa kau MEMAKSA?
renungkanlah^^

Bersabarlah... Walau sulit
Bersabarlah... Walau seberat apa cobaan mu
Bersabarlah... Walau begitu banyak ujian mu
Bersabarlah... Walau mereka menghina mu
Bersabarlah...karna suatu saat akan tiba
Bersabarlah... Karna kau memang harus bersabar.

Menjadi seorang penyemangat

Menjadi penyemangat merupakan salah satu kebaikan. Karna kita menyemangati seseorang yang sedang terjatuh, kita menyemangati seseorang yang sedang terluka. Secara tidak langsung kita bagaikan obat untuk hatinya.

Jadilah seorang penyemangat
Penyemangat untuk seseorang yang membutuhkan sebuah dukungan, tahukah kamu jika satu kalimat penyemangat (motivasi) dapat membangun seseorang yang sedang terjatuh? Dapat membuat seseorang menjadi sukses? Bahagia? Termotivasi?.

Tahukah kamu jika satu kalimat motivasi dapat membuat seseorang merasa dirinya itu berharga, dirinya di butuhkan di dunia ini, dan masih ada orang yang memperhatikannya.
Hanya dengan satu kalimat, namun berdampak banyak bagi seseorang, begitu berharga bagi seseorang, sangat penting bagi seseorang, dibutuhkan oleh seseorang.
Lalu mengapa kita tidak mulai menjadi seorang penyemangat?
Mengapa kita tidak memberikan kalimat-kalimat motivasi bagi semua orang?
Mengapa kita tidak melakukan kebaikan?

Jika kau tau bagaimana rasanya tidak ada orang yang menyemangati mu, tidak ada orang yang menjadi motivator mu, maka jika kau bisa menjadi motivator bagi seseorang, maka jadilah, karna kau tau betapa sakitnya sendirian. Cukup kau saja yang merasakan apa itu sendiri, sepi,  jika kau bisa mencegah seseorang untuk merasakan hal itu juga, maka cegalah.

Berbuat kebaikan itu tidak sulit...

Maafkanlah

Kita pernah melakukan kesalahan, namun kita juga pernah melakukan kebaikan, tidak semua yang kita pikir baik itu memang baik, dan sebaliknya, tidak semua yang kita pikir buruk itu memang buruk. Terkadang ketika seseorang melakukan sebuah kesalahan kita melupakan seribu kebaikan yang tslah dia lakukan, pantaskah kita melupakan seribu kebaikan tersebut?

Maafkan lah seseorang yang membuat mu terluka, yang melakukan kesalahan pada mu, yang merugikan mu. Jika tuhan saja maha pengampun, lalu mengapa hambanya tidak? Dia pun yang melakukan kesalahan juga seorang manusia biasa, dia bisa khilaf, lupa, dan melakukan kesalahan lain. Begitupun juga dirimu yang juga manusia biasa, kau pasti juga pernah salah. Jika kalian sama-sama manusia biasa, sama-sama pernah melakukan kesalahan, lalu kenapa masih tinggi hati dan tidak mau memaafkan?

Tahukah kau bagaimana rasanya tidak dimaafkan?
Jika tidak aku akan menjelaskannnya...
Ketika seseorang ingin mengucapkan kata maaf dengan tulus, dia akan berfikir sebelum mengatakannya, dia akan mengumpulkan semua keberanian yang dia miliki, karna dia akan mengungkapkan kesalahannya. Ketika tibalah saatnya dia harus meminta maaf, hatinya akan bergetar (berdasarkan pengalaman pribadi eaaa:v), tidak tau mengapa namun rasanya sangat sulit untuk mengucapkan kata "maaf", rasanya seperti merendahkan harga diri sendiri, namun dia membuang jauh-jauh pikiran tersebut dan berusaha meminta maaf, dan ketika dia meminta maaf namun maafnya tidak di terima. Hancurlah sudah harapannya, keberanian yang telah dia kumpulkanpun menjadi musnah, bayangkanlah...
Jika kau tidak ingin memaafkan seseorang, pikirkanlah bagaimana jika kau yang tidak di maafkan.

Memaafkan tidaklah sulit, namun dendam dan kebencian lah yang membuatnya menjadi sulit. Rasa rugi yang mengatakan maaf menjadi sulit, mulailah berfikir dengan maaf tidak ada yang merugi atau dirugi, dengan maaflah semuanya menjadi baik-baik saja.

Maafkanlah...
Dengan maaf hidup mu akan tentram
Dengan maaf hati dan pikiran mu akan tenang
Dengan maaf masalah mu akan berkurang
Dengan maaf teman mu akan bertambah

Mulailah saling memaafkan, hilangkan rasa dendam yang selama ini singgah di hatimu..


Baik dan bodoh

Baik dan bodoh

Terkadang kita salah dalam mengartikan dua kata tadi, pernahkah kalian membodoh-bodohi orang yang memperlakukan kalian dengan baik? Jika pernah, mengapa? Karna dia dapat di bodoh-bodohi? Karna ada kesempatan untuk memanfaatkan?

Sadarlah, seseorang yang baik tidak pantas untuk di manfaatkan atau di bodoh-bodohi, seharusnya kita berterimakasih kepadanya bukannya malah memanfaatkan kebaikannya.

Sadarlah, bagaimana jika kau yang dibodoh-bodohi, bagaimana jika kau yang dimanfaatkan, bayangkanlah jika dia adalah kau.

Sadarlah, kalau orang yang kau manfaatkan, bisa saja tau jika dia sedang kau manfaatkan, tapi dia pura-pura tidak tau, karna dia tidak ingin membuat masalah, pikirkanlah betapa baik dirinya, lalu mengapa kau malah memanfaatkannya? Tidak malukah kau?

Sadarlah, jika dunia itu berputar, jika hari ini kau memanfaatkan atau membodoh-bodohi seseorang maka bisa saja besok kau yang di manfaatkan dan di bodoh-bodohi.

Sadarlah, kalau kau begitu tidak tahu diri, kau bagaikan mendorong seseorang ke jurang padahal seseorang tersebut telah menyelamatkan mu dari jurang, pantaskah kau melakukan hal seperti tadi?

Kita, tidak pantas memanfaatkan kebaikan seseorang, sangat tidak pantas, malah seharusnya kita bersyukur jika masih ada orang yang melakukan kita dengan baik, seharusnya kita sadar, mana yang seharusnya kita hargai dan mana yang seharusnya kita jauhi. Pernahkah kau menghargai seseorang yang memperlakukan mu dengan buruk, bahkan menginjak-nginjak harga dirimu, namun kau memanfaatkan seseorang yang memperlakukan mu dengan baik, selalu membantu mu dan selalu ada di sisimu.
Renungkanlah^^

Untukmu yang melakukan kebaikan namun di bodoh-bodohin... Jangan mengeluh
Teruslah menebarkan kebaikan
Teruslah menebarkan senyuman
Teruslah bersabar
Teruslah memaafkan
Jangan sampai kau terbawa perasaan dan mulai membenci orang-orang yang memanfaatkan mu. Teruslah menebarkan kebaikan jika masih bisa... Ingatlah balasannya adalah SURGA

Mulailah sadar yang mana baik dan yang mana buruk...
Ketahuilah...