INILAH AKU
Semua orang mempunyai jati dirinya sendiri, kemampuan atau potensinya sendiri, bakat dan talenta yang telah ada sejak lahir. Namun beberapa orang tidak tau apa bakat yang telah ada pada dirinya sendiri, dan ada juga yang telah tau bakat apa yang dia miliki tapi tidak tau bagaimana cara mengembangkan atau memanfaatkannya.
Beberapa orang yang tidak tau jati dirinya sendiri, selalu merasa pesimis, dan berfikir bahwa dirinya itu rendah. Sehingga ketika dia melihat seseorang yang mengagumkan baginya, dia pun ingin menjadi orang sepertinya. jadilah diri sendiri, jangan terus menghina diri sendiri. diri sendiri dihina sedangkan orang lain di puji dan di bangga banggakan. jika diri sendiri saja menghina orang lain, bagaimana dengan orang lain? orang lain akan menghina kita melibihi kita menghina diri kita sendiri. bahkan orang lain akan menghina dan menginjak-menginjak diri kita dan harga diri kita. PIKIRKANLAH.
Perlu diketaui menjadi orang lain itu sulit, kita bisa menjadi dia tapi kita tidak akan bertahan lama dengan kondisi tersebut. Kenapa? Karna kita bukan dia, sifat seseorang dengan seseorang lainnya itu berbeda. karakter, gaya bicara, hobi, kebiasaan, keinginan, semua itu berbeda. Akankah kau merubah itu semua hanya karna ingin menjadi orang lain? percayalah kau akan tersiksa dan tertekan. Dirimu tidak akan sanggup menerima itu semua. Percayalah pada dirimu sendiri, pada kemampuan mu, jangan dengarkan apa kata orang, KITA HIDUP BUKAN UNTUKNYA. jika dia bilang 'kamu jelek" jawab "mamak aku bilang aku cantik" :v (GUBRAKKK).
Cukup menjadi diri sendiri, diri yang apa adanya, jangan merasa rendahan,jangan hina dirimu sendiri. ini dirimu, bukan diri orang lain, tidak kasihankah kau melihat dirimu yang dihina? Diinjak-injak? Dicaci maki oleh orang lain?. Jika kau ikut-ikutan menghina dirimu sendiri, lalu siapa yang akan menbagun dirimu? jika kau menjatuhkan dirimu sendiri, siapa yang akan membangkitkan dirimu sendiri? perlu kau ketahui motivator terbaik adalah diri sendiri. Berhenti menjatuhkan dirimu sendiri dan mulailah bangkitkan dirimu sendiri.
Jangan memaksakan sesuatu yang bukan milik mu, yang bukan dirimu sebenarnya. Hargailah dirimu yang sekarang. Cukup menghargai diri sendiri, percaya pada diri sendiri, pada kemampuan diri semdiri. Semua orang punya kekurangan, namun bukan berarti tidak ada kelebihan ynag di berikan tuhan.Tuhan itu adil, ada kelebihan di dalam dirimu, namun kau tidak tahu apa itu. kau hanya tahu kelemahan dirimu sendiri, dan bukannya memperbaiki kelemahan itu kau malah memperburuknya, betapa bodohnya kau?. Temukan kelebihan itu, kembangkanlah kelebihan itu, mulai lah bangkit, mulailah menjadi seseorang yang berguna.
Jangan berusaha menjadi orang lain, cukup jadi diri sendiri. Diri yang apaadanya, diri yang selalu tersenyum, yang menerima apaadanya, yang tidak pernah memaksakan sesuatu, yang selalu merasa ikhlas, yang selalu tersenyum.
Jika seseorang merendahkan mu dengan dirimu yang apaadanya, biarkan saja, dengan begitu kau akan tau siapa yang dapat menerima mu apaadanya. Mungkin beberapa orang menginginkan ini atau itu dari mu, menginginkan suatu perubahan bagimu. Namun bagaimana jika perubahan itu menyiksa dan menyakitimu? Haruskah kau bertahan dengan kondisi yang tidak kau inginkan?. jangan menyiksa dirimu sendiri. Bisa saja apa yang mereka inginkan pada dirimu bukanlah sebuah kebaikan untukmu. Namun, jika emang mereka menginginkan sesuatu yang baik untuk mu, terimalah, dan mulai semua yang baik.
Bagaimana jika dirimu sendiri itu buruk? Haruskah kau menjadi diri yang buruk itu? Tidak... Jadi diri sendiri, bukan berarti harus bertahan dengan jati diri yang buruk. Jika memang jati dirimu yang sebenarnya buruk, jangan bertahan, berubahlah, mulailah menjalani hidup yang baru, hidup yang penuh dengan kebaikan, hidup lah seakan akan kau telah terlahir kembali. Percayalah, Tidak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik. Mungkin sulit, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Jika perubahan mu menjadi lebih baik mendapatkan respon buruk bagi orang-orang disekitarmu, BERTAHANLAH, bertahanlah menjadi lebih baik, jangan kembali ke dirimu yang buruk.
Dari pada berusaha menjadi "dia", lebih baik berusaha untuk menjadi lebih baik.
Dari pada memaksakan sesuatu, lebih baik terus berusaha untuk mendapatkan sesuatu.
Dari pada terus menjatuhkan diri sendiri, lebih baik terus membangun diri sendiri.
Dari pada mengingat keburukan, lebih baik mengingat kebaikan apa yang telah dibuat?
Dari pada mengingat kesalahan, lebih baik belajar dari kesalahan
Dari pada menjatuhkan diri sendiri, lebih baik memotivasi diri sendiri
Dari pada menjadi orang lain lebih baik mejadi diri sendiri
Made by: my sel
Mantapp
BalasHapus