Senin, 20 Maret 2017

Diam bukan berati

Diam bukan berarti takut
Jangan mengira bahwa seseorang yang diam itu penakut. Kenapa? Karna kita tidak tau apa yang dia pikirkan, bisa saja dia diam bukan karna dia takut, dia diam karna dia tidak ingin membuat masalah. Dan bisa saja orang yang selalu berteriak, marah-marah dialah yang penakut, kenapa? Karna bisa saja dia menutupi rasa takutnya dengan marah-marah. Orang diamlah yang pemberani, karna dia dapat melawan amarahnya, keinginannya untuk melawan dapat di hentikannya, dialah sang pemberani.

Diam bukan berarti tak bisa.
Jangan meremehkan seseorang yang diam, tau dari mana kalau dia tak bisa? Apa kau dapat meramal masa depan? Atau kau dapat membaca pikiran? Tidak bukan? Lalu apa hak mu meremehkannya?. Ingatlah jangan meremehkan seseorang, jika seseorang yang kau remehkan tersebut telah menunjukkan kehebatannya maka kau akan tercengang.

Diam bukan berarti kau bebas menghina.
Siapa kau dapat bebas menghina? Menghardik? Mencaci maki? Apa sudah hebatkah dirimu? Berhenti lah menghina, dia memang diam, tapi kenapa harus di hina? Hargailah usahanya dalam menahan amarahnya, percayalah mengendalikan emosi itu tidak gampang, jangan ganggu dia.

Diam bukan berarti mengalah.
Jangan melihat orang dari luarnya saja, jika kau berpikir dia akan dengan mudahnya mengalah, maka kau salah, bisa saja dia yang pendiam akan melawan karna dia tidak ingin merugi, dan dia tidak ingin memberikan kesempatan menangnya kepada seseorang yang meremehkannya.


Jadi berhentilah melihat orang dari luarnya saja
Berhentilah meremehkan seseorang
Berhentilah berfikir negatif
Berhentilah berprasangka buruk
Berhentilah menghina orang
Berhentilah...

3 komentar: